Cara Menggunakan GPS Ublox Neo 6M + Arduino

Guys, jumpa lagi dengan saya..

Kali ini saya akan menjelaskan cara penggunaan GPS Neo Ublox 6M, cara nya cukup sedehana, gps ini memiliki toleransi sekitar +- 5M bedasarkan percobaan saya dilapangan. Jadi temen2 harus mempertimbangkan lagi apabila mau menggunakan sensor tipe ini apabila temen2 membutuhkan akurasi yang sangat tinggi di project nya temen2.

Pertama hhmmm coba kita mulai dengan wiring berikut ini contoh wiring nya :

Connection GPS
http://geekistuff.blogspot.com

Jadi wiring nya adalah seperti gambar diatas dimana RX (GPS) bertemu TX (ARDUINO) begitu pula sebaliknya untuk yang TX (GPS) bertemu RX (ARDUINO).

vcc usahakan 5V jangan lebih kalau lebih bisa merusak gps anda dan jangan sampai terbalik.

Untuk library nya banyak sekali di forum internet lainnya. Tapi biasanya saya menggunakan ini :
– library ini TinyGPS

Bisa kalian download disini :

Berikut ini contoh program GPS untuk mengetes apakah GPS berjalan normal apa tidak :

#include <TinyGPS++.h>
#include <SoftwareSerial.h>
/*
This sample sketch demonstrates the normal use of a TinyGPS++ (TinyGPSPlus) object.
It requires the use of SoftwareSerial, and assumes that you have a
4800-baud serial GPS device hooked up on pins 4(rx) and 3(tx).
*/
static const int RXPin = 4, TXPin = 3;
static const uint32_t GPSBaud = 9600;

// The TinyGPS++ object
TinyGPSPlus gps;

// The serial connection to the GPS device
SoftwareSerial ss(RXPin, TXPin);

void setup()
{
Serial.begin(115200);
ss.begin(GPSBaud);

Serial.println(F(“DeviceExample.ino”));
Serial.println(F(“A simple demonstration of TinyGPS++ with an attached GPS module”));
Serial.print(F(“Testing TinyGPS++ library v. “)); Serial.println(TinyGPSPlus::libraryVersion());
Serial.println(F(“by Mikal Hart”));
Serial.println();
}

void loop()
{
// This sketch displays information every time a new sentence is correctly encoded.
while (ss.available() > 0)
if (gps.encode(ss.read()))
displayInfo();

if (millis() > 5000 && gps.charsProcessed() < 10)
{
Serial.println(F(“No GPS detected: check wiring.”));
while(true);
}
}

void displayInfo()
{
Serial.print(F(“Location: “));
if (gps.location.isValid())
{
Serial.print(gps.location.lat(), 6);
Serial.print(F(“,”));
Serial.print(gps.location.lng(), 6);
}
else
{
Serial.print(F(“INVALID”));
}

Serial.print(F(” Date/Time: “));
if (gps.date.isValid())
{
Serial.print(gps.date.month());
Serial.print(F(“/”));
Serial.print(gps.date.day());
Serial.print(F(“/”));
Serial.print(gps.date.year());
}
else
{
Serial.print(F(“INVALID”));
}

Serial.print(F(” “));
if (gps.time.isValid())
{
if (gps.time.hour() < 10) Serial.print(F(“0”));
Serial.print(gps.time.hour());
Serial.print(F(“:”));
if (gps.time.minute() < 10) Serial.print(F(“0”));
Serial.print(gps.time.minute());
Serial.print(F(“:”));
if (gps.time.second() < 10) Serial.print(F(“0”));
Serial.print(gps.time.second());
Serial.print(F(“.”));
if (gps.time.centisecond() < 10) Serial.print(F(“0”));
Serial.print(gps.time.centisecond());
}
else
{
Serial.print(F(“INVALID”));
}

Serial.println();
}

      Pembahasan selanjutnya adalah bagaimana cara mengenali 2 titik koordinat (waypoint) yang bisa digunakan untuk banyak hal contoh nya seperti projek saya adalah patroli kapal 2 titik koordinat.

Sebagai referensi tambahan :

http://arduiniana.org/libraries/tinygpsplus/
http://geekistuff.blogspot.com/2014/06/advance-u-blox-neo-6m-gps-module.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s